Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label Indonesian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesian. Tampilkan semua postingan

Ada Cinta Di SMA (2016)




Ada Cinta Di SMA (2016)
Ada Cinta Di SMA merupakan film drama romantis Indonesia yang akan dirilis pada 6 Oktober 2016 yang diproduksi oleh Starvision Plus, disutradarai oleh Patrick Effendy serta dibintangi oleh personel CJR, Caitlin Halderman, Gege Elisa, Agatha Chelsea Terriyanto, Cassandra Sheryl Lee dan lainnya dengan latar belakang SMA dan masa remaja beranjak dewasa yang penuh cerita manis.[1]

Film ini juga akan dibuat dalam novel dengan judul yang sama karya Haqi Achmad dijadwalkan rilis bulan Agustus 2016 dan album musikal OST. Ada Cinta Di SMA rilis September 2016. Film ini telah meraih 377.005 jumlah penonton seluruh Indonesia.

Iqbal (Iqbaal Dhiafakhri) bosan dipandang sebelah mata. Untuk mengubah keadaan, Iqbal siap bertarung dengan Ayla (Caitlin Halderman) dalam pemilihan ketua OSIS periode terbaru. Sayangnya, keputusan Iqbal mencalonkan diri dicibir banyak pihak. Termasuk oleh Aldi (Alvaro Maldini) yang berpikir bahwa berkompetisi menjadi ketua OSIS merupakan sesuatu yang norak. Setelah melihat keseriusan Iqbal, Aldi akhirnya mendukung sahabatnya itu dan berupaya melakukan apa saja demi menghadapi tim sukses lawan yang dipimpin Tara (Gege Elisa). Di sisi lain, Kiki (Teuku Ryzki) yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai ketua OSIS periode terdahulu berkeinginan kembali mengejar impiannya yang selama ini ia simpan sendiri: menjadi musisi. Bella (Agatha Chelsea Terriyanto) diam-diam selalu memperhatikan Kiki yang sering menghabiskan waktu sendirian untuk membuat lagu.

Apakah Iqbal berhasil mengalahkan Ayla? Bagaimana akhir dari perseteruan Aldi dan Tara? Dan mungkinkah Bella berhasil membantu Kiki mewujudkan impiannya? Jawaban dari pertanyaan tersebut ada di dalam film ADA CINTA DI SMA.

Sutradara : Patrick Effendy
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Penulis : Haqi Achmad, Patrick Effendy, Salman Aristo,
Pemeran : Alvaro Maldini Siregar, Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, Teuku Rizky Muhammad, Caitlin Halderman, Gege Elisa, Difa Ryansyah, Agatha Chelsea Terriyanto, Cassandra Sheryl Lee, Reza Nangin, Auxilia Paramitha, Fico Fachriza, Grace Salsabila, Babe Cabita, Tuti Herlina, Ikang Fawzi, Abidzar Al Ghifari, Cut Keke, Wulan Guritno, Tora Sudiro, Epy Kusnandar
Musik : CJR, Andhika Triyadi
Sinematografi : Dicky R. Maland
Penyunting : Aline Jusria
Perusahaan produksi : Starvision Plus
Distributor : Starvision Plus
Tanggal rilis : 6 Oktober 2016
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Surat Cinta Untuk Starla (2017)




Surat Cinta Untuk Starla (2017)
Film ini terinspirasi dari lagu "surat cinta untuk starla" yang di ciptakan oleh virgoun, Lagu ini bercerita tentang perasaan cinta yang paling jernih dan tulus dari seseorang untuk seseorang lainnya.

Directors:
Actors: Jefri Nichol, Caitlin Halderman

Aach Aku Jatuh Cinta (2016)



Poster Aach Aku Jatuh Cinta (2016)
Aach... Aku Jatuh Cinta! adalah sebuah film drama komedi romantis Indonesia yang dirilis pada 4 Februari 2016 setelah sebelumnya sempat ditunda dari jadwal semula, yakni 8 Oktober 2015. Film ini dibintangi oleh Pevita Pearce sebagai Yulia, Chicco Jerikho sebagai Rumi, Nova Eliza dan masih banyak lagi. Film ini adalah film drama romantis pertama yang disutradarai oleh Garin Nugroho dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.[1]

Film ini menceritakan tentang sepasang kekasih Yulia dan Rumi yang saling jatuh cinta sejak kecil. Keduanya melewati perjalanan cinta dari tahun 1970-an hingga 1990-an. [2] Proses syuting film ini dilakukan di Yogyakarta dan film ini akan dirilis pada tahun 2016 mendatang.

Sutradara : Garin Nugroho
Pemeran : Pevita Pearce, Chicco Jerikho, Nova Eliza, Annisa Hertami
Distributor : MVP Pictures
Durasi : 90 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Pengandi Setan (2017)



Pengandi Setan (2017)
Rini (Tara Basro) tinggal di pinggiran kota Jakarta di sebuah rumah tua milik neneknya, Rahma Saidah (Elly D. Luthan), bersama ibunya, Mawarni Suwono (Ayu Laksmi), bapaknya (Bront Palarae), dan ketiga adik laki-lakinya, Tony (Endy Arfian), Bondi (Nasar Annuz), dan Ian (M. Adhiyat). Kisah dibuka dengan masalah finansial keluarga mereka yang kehabisan uang untuk biaya pengobatan sakit sang ibu. Penyakit yang begitu parah membuat Mawarni tak mampu menggerakkan tubuhnya dan hanya berbaring di tempat tidur. Untuk memanggil dan meminta bantuan, Mawarni harus membunyikan lonceng.

Berbagai upaya dilakukan keluarga Rini untuk mendapatkan uang tambahan, termasuk berhenti kuliah dan meminta royalti milik Mawarni yang sempat berkarier di dunia tarik suara (terkenal dengan lagunya, 'Kelam Malam'), sebelum akhirnya jatuh sakit selama tiga setengah tahun tanpa diketahui penyebabnya. Namun, karirnya sudah lama redup sehingga sudah tidak menghasilkan royalti lagi. Tony pun rela menjual sepeda motor dan barang pribadi lainnya demi menolong keluarganya. Upaya keluarga untuk membuat sang ibu sembuh dari penyakitnya gagal setelah Rini menemukan sang ibu terjatuh di lantai kamarnya dan menghembuskan nafas terakhir.

Di pemakaman Mawarni, keluarga Rini pun dikenalkan dengan seorang Ustad (Arswendi Nasution) dan putranya, Hendra (Dimas Aditya), yang mencoba turut membantu mereka di masa berkabung. Dengan kematian Mawarni, bapaknya pun pergi ke kota untuk menggadai rumah mereka. Kematian Mawarni ternyata jadi awal dari teror di rumah keluarga Rini--mereka didatangi oleh sosok yang menyerupai sang mendiang ibu. Nenek pun ditemukan meninggal dunia oleh Bondi, tenggelam di sumur. Di kamar nenek, Rini menemukan sepucuk surat yang ditujukan ke Budiman Syailendra (Egy Fedly), dan Rini pun pergi mengantarkan surat itu ke rusun tempat tinggal Budiman bersama Hendra. Budiman memberi tahu Rini bahwa ia adalah kawan neneknya dulu dan ia menceritakan bahwa dulu neneknya tidak menyetujui pernikahan orangtua Rini karena Mawarni adalah seorang seniman dan tidak bisa mempunyai anak. Karena itu, Mawarni pun dikatakan telah mengikuti sebuah sekte pemuja setan demi mendapatkan keturunan.

Sementara itu, Bondi, yang shock sehabis menemukan mayat neneknya di dalam sumur, mulai berlaku seakan akan kerasukan dan hendak menyakiti adiknya, Ian, setelah Ian dihantui oleh arwah neneknya (yang ia lihat menghampiri Bondi dan mencoba menangkapnya dengan berpura pura bermain petak umpet). Tony, yang membaca majalah Maya pemberian Budiman yang memiliki artikel mengenai pengabdi setan, membicarakan mengenai hubungan ibu mereka dengan sekte pengabdi setan dan kemungkinan adik mereka, Ian, akan diambil oleh sekte tersebut setelah berumur 7 tahun, namun Rini tidak menggubrisnya. Setelah mengalami beberapa kejadian menyeramkan, mereka pun memanggil sang Ustad untuk memeriksa rumah mereka, dan mereka pun dinasihati untuk lebih banyak beribadah. Malam itu, saat Rini salat, ia diteror oleh hantu Mawarni, yang mengakibatkan Rini dan adik-adiknya berlari ke rumah sang Ustad, yang merencanakan sebuah pengajian di rumah mereka esok hari.

Hendra pun pergi ke rusun Budiman setelah Budiman meneleponnya dan memberikannya artikel yang ia tulis sebagai koreksi artikel sebelumnya. Di perjalanan pulang, seseorang membuat Hendra oleng dari motornya hingga ia terlindas truk. Jenazah Hendra pun dibawa pulang oleh warga sekitar dan Rini pun menemukan artikel yang ia bawa. Malam itu, Rini melihat penampakan Hendra di luar rumah sang Ustad dan ia pun nyaris ditarik keluar selagi sang Ustad memperhatikan dengan rasa takut dan menyerah karena anaknya telah meninggal akibat ikut campur dengan urusan keluarga Rini. Bapak mereka pun datang dan membawa mereka pulang, dan kemudian menangis saat diberi tahu bahwa ibunya telah meninggal akibat tenggelam di sumur.

Saat Rini hendak mengkonfrontasi bapaknya mengenai pembicaraan orangtuanya di malam Mawarni meninggal, Ian, yang sedang buang air kecil dekat sumur, ditarik oleh arwah nenek ke dalam sumur. Bapaknya pun menyelamatkan Ian selagi rumah mengalami poltergeist yang diakibatkan neneknya dan rumah dikepung oleh para pengabdi setan yang menebar biji saga di pekarangan rumah. Rini, Tony, dan bapaknya pun terkunci di lorong tangga selagi sang bapak memohon ampun ke ibunya dan istrinya. Setelah Bondi menyelamatkan Ian dan menggagalkan usaha nenek (yang juga membuatnya tidak kerasukan lagi), para pengabdi setan pun pergi dan rumah pun tenang kembali.

Keesokan paginya, keluarga Rini sudah siap untuk pindah ke rusun dan menunggu mobil untuk menjemput mereka, namun tidak ada yang menjemput mereka sampai petang dan sang Ustad pun datang untuk meminta maaf bahwa ia tidak bisa membantu mereka dan menemani mereka untuk menunggu mobil, sekalian menunggu ulang tahun Ian yang ke-7 di tengah malam. Saat tengah malam sampai, Rini pun terbangun dan mengingat artikel Budiman yang dibawa Hendra dan menceritakannya ke Tony. Selagi mereka berbincang, Bapak digentayangi oleh Mawarni dan Bondi menemukan Ian berbicara bahasa asing sambil melihat ke jendela (padahal sebelumnya ia bisu). Rini, Tony, Bondi, dan bapak mereka pun bersembunyi di kamar nenek dan akhirnya mereka tahu bahwa mayat mayat hidup dari pemakaman telah bangkit, dan keluarga Rini pun menemukan sang Ustad sudah wafat telah ditusuk dan Ian berjalan ke kerumunan mayat hidup bersama Mawarni.

Para mayat hidup mengepung rumah dan masuk melalui pintu dapur, yang kemudian ditahan oleh arwah neneknya, yang ternyata selama ini telah mencoba untuk menjaga mereka dengan mencoba membunuh Ian. Budiman pun sampai dan membawa keluarga Rini pergi. Setahun kemudian, keluarga Rini telah menetap di rusun dan mereka dihampiri seorang ibu tetangga (Asmara Abigail) yang memberikan mereka rantang makanan. Sang tetangga pun kembali ke rumahnya dan berbincang ke Batara (Fachry Albar), dan terungkaplah bahwa ia adalah Darminah (antagonis utama di film orisinil)

Sutradara : Joko Anwar
Produser : Sunil Samtani, Gope T. Samtani, Priya N.K.
Penulis : Joko Anwar
Pemeran : Tara Basro, Dimas Aditya, Bront Palarae, Endy Arfian, Ayu Laksmi, Elly D. Luthan, Nasar Annuz, Arswendi Nasution, Egi Fedly, M Adhiyat, Fachri Albar, Asmara Abigail
Musik : Aghi Narotama, Bemby Gusti, Tony Merle
Perusahaan produksi : Rapi Films
Distributor : Rapi Films, CJ Entertainment, Paramount Pictures
Tanggal rilis : 28 September 2017 (Indonesia), 23 November 2017 (Malaysia & Singapura)
Durasi : 107 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Pocong Mandi Goyang Pinggul (2011)



Pocong Mandi Goyang Pinggul (2011)
Ferdi pulang dari klub malam dalam keadaaan mabuk dan menabrak sebuah mobil. Sebulan setelah kejadian itu Ferdi kerap kali melihat hantu. Di saat yang sama Ferdi juga menjalin hubungan dengan Sasha lewat dunia maya. Keluarga Ferdi yang merasa curiga, mencoba menyelidiki latar belakang Sasha. Mereka menemukan hubungan antara hadirnya Sasha dengan kecelakaan Ferdi.

Sutradara : Yoyok
Produser : KK Dheeraj
Pemeran : Sasha Grey, Sheza Idris, Annisa Bahar, Baby Margaretha, Tatang Gepeng, Chand Kelvin, Mpok Nori, Ucok Baba, Andreano Philip, Tata Dado
Distributor : K2K Production
Tanggal rilis : 28 April 2011
Durasi : 90 menit
Negara : Indonesia

Rumah Kosong (2014)



Rumah Kosong (2014)
Hendra (Dimas Seto) merasa beruntung bisa membeli rumah mewah lengkap dengan segala perabotannya dengan harga sangat murah dari Bima (Anton Andreas), seorang pengusaha tua. Tapi keberuntungan itu tidak berlangsung lama. Istri dan kedua putrinya mengalami mimpi buruk. Satu demi satu kejadian yang menakutkan terjadi di rumah itu.

Rachel (Angelica Simperler), putri tertua Hendra memberitahu keluarganya kalau rumah itu tidak pernah benar-benar kosong. Ada penghuni lain tinggal disana: hantu dan dedemit. Ketika Hendra menjadi korban, Rachel yang mendesak ibunya untuk segera pergi dari rumah itu, menyadari kalau Rere (Marsya Aurelia), adiknya yang suka bicara sendiri dengan bonekanya, menghilang. Sementara Ella (Saphira Indah), pembantu mereka, ditemukan gantung diri di loteng.

Rachel yang dibantu Bagas (Kama Bhaskara), cucu Bima yang misterius, berusaha menemukan Rere dan membawa keluarganya pergi, sebelum para penghuni rumah menuntut balas dan mengulang tragedi masa lalu yang melibatkan rahasia keluarga Bagas.

Produser : Firman Bintang
Sutradara : Chiska Doppert
Penulis : Raha Kurnia
Pemeran : Dimas Seto, Angelica Simperler, Maeeva Amin, Marsya Aurelia, Kama Bhaskara
Tanggal edar : 30 December 2014

Malam Suro di Rumah Darmo (2014)



Malam Suro di Rumah Darmo (2014)
Rumah mewah itu merupakan hasil pesugihan sebuah keluarga. Keluarga tersebut mendapat banyak harta, emas, rumah, dan benda mewah lainnya serta memberikan tumbal dan sesajen sebagai balasannya. Namun karena keluarga tersebut hendak berlaku curang dengan sudah tidak memberikan tumbal dan sesajen lagi serta berniat untuk melarikan diri menggunakan jalur laut.

Maka para hantu pun langsung menenggelamkan kapal yang keluarga tersebut tumpangi sehingga seluruh keluarga meninggal. Rumah beserta harta yang dimiliki pun secara tidak langsung diambil kembali oleh para hantu dan beberapa keluarga yang masih di dalam rumah di bunuh. Mereka di bunuh pada malam satu suro.

Alhasil, rumah tersebut hingga saat ini menjadi kediaman mereka sehinnga tak ada orang yang membeli rumah mewah tersebut. Kini keberadaan RHD telah menjadi buah bibir paling terkenal bagi pecinta alam gaib di seluruh Indonesia sehingga tempat tersebut tak pernah sepi pengunjung.

Sutradara : Eka Katili
Produser : KK Dheeraj
Pemeran : Diah Permatasari, Opie Kumis, Mpok Nori, Zahra Jasmine, Fauzi Imam
Perusahaan produksi : K2K Production
Tanggal rilis : 16 Januari 2014
Durasi : 77 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Rumah Kentang (2012)



Rumah Kentang (2012)
Farah terpaksa kembali dari Melbourne ke Jakarta. Adiknya bernama Rika yang masih SMU sendirian di Jakarta kerena ibunya meninggal. Sampai di Jakarta, Farah menemui dua hal yang membuatnya harus berpikir untuk tidak melanjutkan kuliahnya lagi: menjaga Rika dan keuangan keluarga mereka yang sudah mendekati angka nol Farah sendiri tidak pernah benar-benar tahu masalah keluarganya. Semenjak ia lulus SMP, Farah melanjutkan SMA dan kuliah di Melbourne. Ibunya ternyata sudah menjual rumah mereka untuk kehidupan mereka dan biaya pendidikan Farah di Melbourne. Mereka terus tinggal di rumah kontrakan yang cukup besar namun sekarang akhirnya menyulitkan karena biaya sewa yang tidak murah.

Farah panik. Ini semua terlalu tiba-tiba untuknya. Tapi di surat wasiat ibunya ada berita. Mereka masih memiliki rumah pertama ibu mereka. Rumah yang ibunya pikir adalah investasi yang bagus kerena berada di daerah yang mewah. Tapi sampai sekarang, berulang kali rumah itu coba dijual namun tak pernah laku. Karena beritanya adalah bahwa itu rumah kentang, rumah yang penghuninya hantu anak kecil. Kerena tidak ada pilihan lain, Farah dan Rika terpaksa pindah. Tak mungkin meneruskan rumah kontrakan yang sekarang. Dengan sisa-sisa uang yang ada, Farah menata ulang rumah itu seadanya. Ia merawat Rika, adik yang tak benar-benar dekat dengannya. Rika, anak yang sudah kehilangan kedua orang tuanya menjadi pendiam. Farah merasa sendirian. Namun ia tak benar-benar sendirian. Farah merasa ada yang mengawasinya. Farah mulai terganggu. Rika ketakutan.

Sutradara : Jose Poernomo
Produser : Raam Soraya
Pemeran : Shandy Aulia, Tasya, Gilang Dirgahari, Chintami Atmanegara, Ki Kusumo, Iszur Muchtar
Distributor : Hitmaker Studios
Tanggal rilis : 4 Oktober 2012
Durasi : 102 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia

Love is Cinta (2007)



Love is Cinta (2007)
Walaupun Ryan (Irwansyah) dan Cinta (Acha Septriasa) sedemikian dekat, tetapi mereka tidak pernah bisa mengetahui cara mengungkapkan hubungan. Mereka hanya sempat mengucap kata "love" yang diterjemahkan sebagai sayang. Sebuah ungkapan yang menimbulkan ketidakpastian. Ryan dan Cinta bersahabat sejak lama dan mereka baru saja lulus SMA.

Peristiwa tersebut akhirnya mengubah segalanya. Cinta terpukul karena Ryan pergi ke Amerika Serikat tanpa memberi kepastian hubungan. Ryan juga merasa dirinya harus "menyampaikan kepastian", bahwa "ada cinta" untuk Cinta. Namun, Ryan membatalkan niatnya ujtuk pergi ke Amerika Serikat untuk menemui Cinta. Hingga suatu ketika, Ryan tewas mengenaskan ketika ia menolong anak kecil yang terjebak di mobil hingga mobil tersebut meledak. Ia tak sempat mengungkapkan rasa cintanya kepada Cinta. Namun, Ryan tidak akan pergi sebelum memberikan kepastian hubungannya kepada Cinta walaupun Ryan harus menjadi orang lain, yaitu Doni (Raffi Ahmad).

Ia berusaha menghubungi Cinta meskipun ia menghadapi kesulitan. Bahkan orang tuanya pun tidak bisa mempercayai bahwa sesungguhnya ia adalah Ryan. Persoalan semakin bertambah rumit ketika Ryan mengetahui bahwa Doni sesungguhnya adalah seorang homoseksual sehingga kemunculannya kembali disambut dengan sangat mesra oleh Papi (Sabar Syarief), pacar Doni.

Berbagai cara dilakukan Ryan untuk membuktikan cintanya. Cinta kini telah dekat dengan Ivan (Andhika Pratama). Dengan berbagai cara, Ryan akhirnya berhasil meyakinkan orang tuanya (Henidar Amroe dan Tio Pakusadewo) serta Mona (Juwita Maritsa), adik Cinta. Akan tetapi Ryan justru gagal meyakinkan Cinta. Cinta hanya merasa Doni benar-benar mirip Ryan. Mona terus berusaha meyakinkan Cinta.

Ryan yang sudah putus asa sempat berkata kepada Cinta, di saat terakhir akan pergi ke tempat yang biasa didatanginya bersama Cinta, untuk mengatakan hal yang selama ini belum sempat diucapkannya. Ryan pergi ke tempat itu di saat-saat terakhir. Di saat yang sama, Ivan yang telah semakin dekat dengan Cinta, menyatakan cintanya. Cinta menjadi bimbang. Saat itu juga, Cinta mendatangi tempat yang biasa didatanginya bersama Ryan dan menolak cinta Ivan. Pada akhirnya, Ryan berhasil menyatakan cintanya kepada Cinta dan sebaliknya. Cinta mengucapkan selamat tinggal kepada Ryan yang pergi ke surga.

Sutradara : Hanny Saputra
Produser : Chand Parwez Servia
Penulis Ide Cerita : Helfi Kardit
Skenario : Armantono
Pemeran : Irwansyah, Acha Septriasa, Raffi Ahmad, Andhika Pratama, Henidar Amroe, Tio Pakusadewo, Juwita Maritsa, Nirina Zubir, Agastya Kandou, Ibnu Jamil
Musik : Dian HP
Sinematografi : Yadi Sugandi
Penyunting : Cesa David Luckmansyah
Distributor : Kharisma StarVision Plus
Tanggal rilis : 16 Mei 2007 (Indonesia), 19 Juli 2007 (Malaysia)
Durasi : 125 menit
Negara : Indonesia

Air Terjun Bukit Perawan (2016)



Air Terjun Bukit Perawan (2016)
Menceritakan tentang Marjuki yang takut karena pacarnya yang bernama Tina sudah beberapa bulan tidak ada kabar, jadi marjuki memutuskan untuk mengajak ke enam temannya untuk mengunjungi rumah pacarnya tersebut . tetapi karena Tina tidak ada di rumahnya, lalu marjuki dan ke enam temannya memutuskan untuk kemping di sebuah bukit. Setelah selesai membuat tenda tanpa di sadari Tina muncul.

Di saat Marjuki tidur, dia bermimpi bahwa pacarnya Tina telah meninggal di bunuh di air terjun dan mayatnya di seret sampai ke bebatuan. Besoknya ketika Marjuki dan teman-temannya mandi di air terjun, mMarjuki melihat batu yang sama seperti yang ada dalam mimpinya.

Karena penasaran, lalu marjuki mendekati batu tersebut dan Marjuki sangat terkejut sekali melihat ada mayat Tina terkapar di bebatuan tersebut. Setelah itu marjuki kembali ke tenda tetapi anehnya Tina ada disitu sedang masak bersama teman-temannya marjuki.

Lantas manakah Tina yang asli? Apakah benar Tina telah di bunuh?

Sutradara : Luri G Wara
Produser : Andi Gamazi
Penulis : Thereshia Whang, Rudiyant
Pemeran : Adelia Rasya, Dallas Pratama, Bruce Liu, Amelly Latisha, Derry Drajat, Kaditha Ayu, Rudiyant, Andri Mashadi, Deyra Dey
Distributor : Sealova Pictures.
Tanggal rilis : 28 Januari 2016
Durasi : 89 Menit
Bahasa : Indonesia

Eyang Kubur (2013)



Eyang Kubur (2013)
Setelah bertapa di dalam kubur selama 10 hari, lahirlah Eyang Kubur. Untuk meraih kesaktian tertinggi, konon Eyang harus memiliki 6 istri. Satu per satu wanita mulai diperistri Eyang. Hingga istri ke-6 yang bernama Wulan, sikap Eyang mulai berubah. Eyang tidak lagi peduli dengan istri-istri lainnya. Hal ini membuat mereka cemburu dan diam-diam berencana mencelakakan Wulan.

Akhirnya, Eyang menyadari, bahwa ada harga yang harus dibayar atas perbuatannya belajar ilmu sesat

Sutradara : Findo Purwono HW
Produser : Oswin Bonifanz, Larry Widjaja
Pemeran : Ray Sahetapy, Yadi Sembako, Baby Margaretha, Ervan Naro, Yurike Prastika, Chef Harada, Fifie Buntaran
Distributor : Unlimited Production, 168 Production
Tanggal rilis : 28 November 2013
Durasi : 80 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia

Dihantui Guna-Guna (2015)



Dihantui Guna-Guna (2015)
Linda (Melody Prima), Billy (Simon Rama), Ramzi (Taufan Himalay), dan Dave (Avip Pard) yang tergabung dalam klub pemburu hantu Jakarta Ghost Seekers (JGS), mendapat tugas membersihkan rumah Agnes (Any Kusuma Dewi) yang berhantu. Janda cantik ini sangat khawatir hal itu mengganggu pulihnya kesehatan putri sulungnya Sabrina (Glencha Chysara). Ia dengan ditemani Iyem (Yati Surahman) dan adik perempuannya Megi.

JGS menemukan masalahnya lebih dari sekedar gangguan hantu. Peristiwa demi peristiwa memberikan petunjuk misteri besar yang berhubungan dengan Sabrina. Mereka minta bantuan Mama Marina yang memiliki penglihatan batin. JGS bersama Merina melihat bahwa apa yang terjadi pada Sabrina adalah praktik kejam guna-guna. Berdasarkan sebuah buku yang mereka temukan JGS mulai menguak misteri ini

Sutradara : Rico Michael
Produser : Dodo Brasco, Ari Baskara
Penulis : Scarehouse, Rico Michael, Mickey BM
Pemeran : Melody Prima, Yati Surachman, Any Kusuma Dewi, Himalay Taufan, Simon Rama Hersa, Avip Pard
Musik : Hype Music
Perusahaan produksi : Happyfriends Production, Hypenotic Inc., Scarehouse Production
Durasi : 99 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Hantu Nancy (2015)



Hantu Nancy (2015)
Hantu Nancy merupakan hantu zaman Belanda, rumor mengatakan Nancy adalah korban pembantaian, akan tetapi ada pula yang mengatakan kalau Nancy bunuh diri karena mengalami pemerkosaan. Mang Ucha adalah penjaga sekolah sekaligus juru kunci bangunan tersebut, ia dipercaya dapat mengamankan Hantu Nancy.

Pada suatu malam beberapa mahasiswa dan mahasiswi, Ray, Meta, Fandy dan Kevin melakukan uji nyali dan pencarian Hantu Nancy, mereka tidak menyadari hal tersebut akan membahayakan nyawa mereka. Satu per satu dari mereka didatangi dan di teror Hantu Nancy. Teror semakin menakutkan saat Cindy, yang merupakan berdarah Belanda masuk ke sekolah tersebut.

Tidak hanya teror yang mereka alami, Hantu Nancy mulai mengancam nyawa mereka.Mereka meminta bantuan kepada Mang Uca untuk mengusir Hantu Nancy..Maukah Mang Uca membantu Mereka? Berhasilkah Mang Uca " mengamankan" Hantu Nancy?

Sutradara : Deni Pusung
Produser : Ravi Pridhani
Penulis : Fairuz Dewi
Pemeran : Randy Martin, Rebecca Tamara, Tamara Tyasmara, Aditya Suryo Saputro, Yoga Hobner, Martina Tasiemska
Perusahaan produksi : Studio Sembilan Production
Tanggal rilis : 13 Agustus 2015
Durasi : 88 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia

Pulau Hantu 3 (2012)



Pulau Hantu 3 (2012)
Pulau Madara dibuka kembali, kini punya pemilik baru. Serangkaian kematian misterius telah terlupakan. Pulau Madara menjadi resor yang makin eksotis dan menjadi tujuan wisata anak muda paling menyenangkan. Nero, Kimo, Octa, dan Gaby menerima pekerjaan sebagai pegawai resor. Ketika sampai di pulau Nemo merasa seperti dejavu!

Nero tidak asing dengan pulau Madara. Teman-temannya satu demi satu terbunuh hantu belakang pulau. Sayang, rasa takut dan keinginannya menceritakan horor kematian teman-temannya lenyap, seiring kehadiran tamu-tamu resor nan cantik dan seksi. Aiko, Zarra, Monca, Amel, Rheina, Johanna, bahkan sang manajer resor, Monica, mampu menyingkirkan rasa takut dan trauma Nero. Nero dan Kimo menikmati pemandangan ‘luar biasa’ ini.

Sayang, kesenangan mereka terganggu setelah satu demi satu tamu resor menghilang. Awalnya Nero, Kimo dan Monica menduga tamu-tamu yang menghilang itu check-out tanpa sepengetahuan hotel. Atau mereka dianggap pelesir mengeksplorasi pulau. Kecurigaan Nero terhadap Kadir, pelayan hotel yang sering ke belakang pulau, juga tak beralasan. Kadir memang selalu mengirim sesaji untuk penghuni belakang pulau, tetapi dia tidak melakukan ritual apapun.

Kematian Aiko, Monca, Amel, Rheina, Johanna dan kekasihnya, lalu Zarra, menemukan jawabannya. Mereka tidak meninggalkan pulau karena barang-barang ditemukan dalam keadaan utuh.

Patigana, pemilik resor yang baru, menjadi sosok paling misterius. Patigana menjalani ritual membangkitkan mayat istrinya. Nero menyaksikan semua keanehan ini. Tapi ancaman kematian juga mengancam nyawanya. Hanya satu harapan Nero untuk menghadapi serangkaian kematian misterius tersebut

Sutradara : Jose Poernomo
Produser : Raam Punjabi
Penulis : Benny Akhmad Basuni, Jose Poernomo
Pemeran : Shinta Bachir, Abdurrahman Arif, Boy Hamzah, Ricky Adi Putra, Jenny Cortez
Distributor : MVP Pictures
Tanggal rilis : 2012
Durasi : 1 jam 20 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Hantu Anak Rumah Prapanca (2014)



Hantu Anak Rumah Prapanca (2014)
Cerita tentang sebuah pasutri muda beranak satu, Diego dan Suzana. Mereka menempati rumah atas permintaan dari sahabatnya yang terletak di kawasan Prapanca. Meski rumah ini terkenal angker karena konon kisahnya pernah ada anak kecil yang meninggal ketika jatuh ke dalam kuali yang sedang merebus kentang.

Setelah menempati rumah itu, hal-hal yang aneh pun mulai terjadi. Mereka mendapat terror dari hantu anak itu yang dikenal sebagai hantu anak kentang. Meski awalnya sang suami tak percaya akan hal-hal yang bersifat gaib/tahyul, tetapi terror yang berlangsung terus-terusan akhirnya membuat pasangan ini melewati setiap hari dan malam mereka dengan rasa yang penuh takut.

Selain dari teror-teror itu, rumah itu sering di kelilingi bau-bau kentang yang sedang direbus. Sehingga pada satu kelak, mereka menggunakan jasa paranormal untuk membersihkan roh-roh yang ada di dalam rumah itu. Namun hal itu pun gagal dan hantu anak itu masih tetap meneror penduduk di rumah itu.

Sutradara : Mamahit Donie
Produser : Ab Iwan Azis, Muhammad Iqbal
Pemeran : Kiemas Rusdy, Rimma Bahmid, Bunga Elizabeth, Teddy Yudhistira, Annissa
Perusahaan produksi : 786 Production
Tanggal rilis : 27 Februari 2014
Durasi : 90 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia

Bidadari Pulau Hantu (2014)



Bidadari Pulau Hantu (2014)
Evan (Gian Subianto) dan Gesti (Khadjah Shyalimar) adalah pasangan yang melakukan pemotretan pre-wedding disatu pulau yang dikenal sebagai pulau hantu atau pulau kematian. Pulau ini terkenal dengan sosok hantu perempuan yang membawa celurit dan menggunakan gaun pengantin. Pasangan ini berangkat tidak sendiri melainkan mengajak Roman (Albern) seorang fotografer, Remi (Mongol Stres) seorang pria penata rias dengan gaya yang kemayu, Vidi (Cariesta Maya) sepupu Gesti dan seorang wanita bernama Tilda (Nadia Zuhra).

Dihari pertama pemotretan pre-wedding, hantu perempuan bergaun pengantin sudah meneror rombongan Evan dan Gesti. Evan mengalami mimpi buruk, dengan melihat hantu pengantin yang membawa celurit dan membunuh Gesti di kolam renang. Hal ini segera disampaikan Evan kepada Gesti karena kekhawatirannya.

Hal lain yang terjadi adalah kehebohan Vidi yang mengaku kedatangan hantu perempuan bergaun pengantin yang akan menenggelamkan dirinya di dalam bathtub. Sayangnya, Evan dan yang lainnya kurang percaya dengan cerita ini.

Satu ketika Roman bertemu dengan seorang perempuan di hutan dan terpancing untuk mengikutinya. Ternyata perempuan tersebut membuat masalah baru bagi rombongan Evan dan Gesti. Roman terpisah dari rombongan dan menghilang, membuat rombongan Evan dan Gesti panik.

Ditengah kepanikan karena menghilangnya Roman, Vidi memanfaatkan situasi dengan menggoda Evan karena sebenarnya dia sangat mengagumi Evan. Tilda pun punya niat lain dalam keterlibatannya, karena ternyata Tilda pun menyukai Evan. Evan yang mudah tergoda terpancing oleh tipu daya Vidi, dan Tilda pun tidak mau kalah oleh Vidi. Hubungan Evan dan Gesti terancam karena sesi photo pre-wedding ini.

Roman yang diketahui menghilang, ternyata harus berhadapan dengan perempuan yang ditemuinya di hutan. Perempuan yang bernama Jesika ini ternyata punya maksud yang sangat jahat. Jesika perempuan cantik berdarah dingin itu tinggal di pulau ini dam membunuh setiap pasangan yang akan menikah dan melakukan pemotretan di pulau ini, karena ada dendam yang harus dibayar baginya untuk pasangan-pasangan tersebut

Sutradara : George Hutabarat
Produser : Gobind Punjabi
Pemeran : Mongol, Gian Subianto, Khadjah Shyalimar, Albern, Cariesta Maya, Nadia Zuhra
Perusahaan produksi : Sentra Film
Tanggal rilis : 11 Desember 2014
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Hantu Merah Casablanca (2014)



Hantu Merah Casablanca (2014)
Sebuah peristiwa tak terduga terjadi pada malam perpisahaan yang diadakan Ricky yang hendak melanjutan studynya ke luar negeri. Ricky yang pada malam itu hanya mengundang para sahabat dekatnya (Gio, Aldo, Hanna, Windy dan Mery) berpesta di rumahnya di kawasan Casablanca, keesokan harinya terkejut saat melihat Hanna tewas terbunuh, sementara Gio, tunangan Hanna, ditemukan terikat di dalam kamar mandi. Siapa yang membunuh Hanna? Tak ada yang tahu. Pengaruh minuman keras yang mereka konsumsi, membuat para sahabat, tidak mengingat kejadian apa yang menimpa mereka pada saat pesta berlangsung.

Rasa bersalah dan Ketakutan membuat para sahabat memutuskan untuk memakamkan Hanna secara diam-diam dan tidak layak, di TPU di dekat rumah Ricky. Mereka tak ingin ada pihak yang mengetahui kejadian ini, karena mereka bisa menjadi tersangka utama yang membunuh Hanna.

Ketegangan kian memuncak saat Aldo terbunuh secara tragis di kamar kostnya, dan dilanjutkan dengan tewasnya Merry yang terbunuh secara tragis di kolam renang rumahnya. Kejadian lain pun menteror Ricky dan windy. Semua kejadian menakutkan ini membuat Windy mengajak Ricky mendatangi seorang paranormal untuk mengusir arwah Hanna yang gentayangan.

Sutradara : Dedy Mercy
Produser : AB. Iwan Azis, Muh Iqbal
Pemeran : Hengky Kurniawan, Vitalia Shesya, Rocky Jeff, Eva Asmarani, Rizuka Amor, Guntur Nugraha
Perusahaan produksi : 786 Production
Durasi : 85 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia

Film Indo Hantu Kuburan Tua (2015)



Hantu Kuburan Tua (2015)
Sejak kecil Laura harus bertahan menghadapi mamanya, Riska, orang tuanya satu-satunya. Kalau marah, Riska bisa lupa diri. Sering Laura mendapat perlakuan kasar dari mamanya. Jengkel dengan situasi rumah, Laura pergi untuk tugas peliputan situs bersejarah bersama kekasihnya, Edwin, dan kedua temannya, Rizal, dan Maya.

Di tengah perjalanan mobil mereka terhantam tanah longsor saat cuaca hujan deras. Mereka selamat. Mereka memutuskan berteduh di sebuah rumah bekas yatim piatu. Kedatangan mereka disambut dingin dan misterius Sarinten, penghuni rumah.

Untuk mengusir kebosanan, Maya mengajak teman-temannya melakukan permainan memanggil hantu bernama Baby Blues. Rizal, Edwin, dan Laura tak setuju. Maya diam-diam memainkannya karena penasaran.

Sejak memainkan permainan baby blues itu, Edwin, Rizal, dan Laura mendapat teror monster mengerikan yang mengancam nyawa mereka. Keadaan bertambah mencekam dengan kemunculan arwah-arwah gentayangan lainnya.

Ternyata, di rumah itu dulu pernah terjadi pembantaian terhadap anak-anak yatim piatu. Dalam upaya menyelamatkan diri, Laura tanpa sengaja menemukan kenyataan mengejutkan yang berhubungan dengan masa lalu dirinya. Awalnya Laura tak percaya sampai kemudian Sarinten meyakinkannya. Laura dan monster itu memiliki pertalian darah. Sosok itu lahir dari rahim Riska, mamanya.

Sutradara : Nayato Fio Nuala
Produser : Mohammar Rafdy
Penulis : Ery Sofid
Pemeran : Whulandary Herman, Maxime Bouttier, Trisa Triandesa, Vicky Monica, Jajang C. Noer, Keke Soeryo Renaldi
Musik : Herbanu PW
Perusahaan produksi : Mitra Pictures BIC Productions
Durasi : 77 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Watch Movie The Raid 2: Berandal (2014)



Watch Movie The Raid 2: Berandal (2014)
Layar Perak - He thought it was over. After fighting his way out of a building filled with gangsters and madmen - a fight that left the bodies of police and gangsters alike piled in the halls - rookie Jakarta cop Rama thought it was done and he could resume a normal life. He couldn't have been more wrong. Formidable though they may have been, Rama's opponents in that fateful building were nothing more than small fish swimming in a pond much larger than he ever dreamed possible. And his triumph over the small fry has attracted the attention of the predators farther up the food chain. His family at risk, Rama has only one choice to protect his infant son and wife: He must go undercover to enter the criminal underworld himself and climb through the hierarchy of competing forces until it leads him to the corrupt politicians and police pulling the strings at the top of the heap. And so Rama begins a new odyssey of violence, a journey that will force him to set aside his own life and history and take on ...

Imdb Rating: 8.0/10 (90,300)
Runtime: 2h 30min
Genres: Action, Crime, Thriller
Released: 11 April 2014 (USA)
Director: Gareth Evans
Writer: Gareth Evans
Stars: Iko Uwais, Yayan Ruhian, Arifin Putra
Country: Indonesia | USA
Language: Indonesian | Japanese | English

Nonton Film Malaikat Tanpa Sayap (2012)



Watch Movie Malaikat Tanpa Sayap (2012)
Layar Perak - Malaikat Tanpa Sayap is an Indonesian drama film which was released on February 9, 2012, directed by Rako Prijanto and starring by Adipati Dolken and Maudy Ayunda. Vino (Adipati Dolken) is not too close to the family, especially after her father, Amir (Surya Saputra) duped his business partner went bankrupt due to their move from a rented house to the elite housing in the alley. Her mother, Mirna (Kinaryosih) actually ran away from home, even the heart to leave, Vienna (Geccha Qheagaveta), 5-year-old daughter. Once when Vienna fell in the bathroom and on the x-rays Vienna required surgery, otherwise leg infection and had to be amputated. Vienna needed a blood transfusion because of bleeding, while Vienna is quite rare blood type; A rhesus negative. Vino that have the same blood type, volunteered. At that moment, Calo (Agus Kuncoro) who were looking for a donor heart to hear it offered Vino to be a donor heart because there is a recipient (recipients of heart) the same blood type with Vino. At the hospital, Vino also acquainted with Mura (Maudy Ayunda). Since Since then Vino find life color. Vino which originally was desperate to transact with Calo, began to falter. He did not want to donate her heart, but it helps Calo furious.

IMDb Rating: 8.0/10 (44 votes)
Country: Indonesia
Duration: 1h 44min
Spoken Languages: Indonesian
Genre(s): Drama
Director(s): Rako Prijanto
Cast: Adipati Dolken (as Vino), Maudy Ayunda (as Mura), Ikang Fawzi (as Levrand / Ayah Mura), Fauzan Ja'far, Kinaryosih (as Myra - Ibu Vino)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Layar Perak - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger